Kunjungan ke Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia

Kali ini mahasiswa-mahasiswi Teknik Industri STTS lagi berkunjung nih ke Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia, yang ada di kawasan Sidoarjo Jawa Timur.

Kalo foto-foto yang dibwah ini, kita lagi diajak berkeliling di hall tempat pembuatan sepatu mereka nih, banyak contoh model sepatu dan mesin-mesin untuk membuat sepatu

Setelah puas berkeliling di hall tempat pembuatan sepatu kini saatnya ke tempat berikutnya. Tempat berikutnya yaitu tempat pengujian kualitas sepatu-sepatu, untuk mengecek ketahanan sepatu, kualitas bahan baku, dll. Disini banyak mesin-mesin khusus untuk pengecekan kualitas.

Tempat berikutnya yang kami lihat yaitu Tempat para designer-designer dari BPIPI ini mendesain sepatu-sepatu yang unik.

Kunjungan ini diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari pohak Teknik Industri STTS dan BPIPI

Advertisements

Siemens Hibahkan Software Senilai Rp599 Miliar ke Perguruan Tinggi Teknik di Indonesia

Ilustrasi Siemens

Siemens menghibahkan software Product Lifecycle Management (PLM) senilai USD45 juta atau sekitar Rp599 Miliar ke Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS).

Bantuan itu memungkinkan mahasiswa STTS mengadopsi teknologi yang digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia yang mencakup industri, termasuk otomotif, aerospace, permesinan, pembuatan kapal (shipbuilding), elektronik berteknologi tinggi dan lainnya.

https://siemensplm.i.lithium.com/t5/image/serverpage/image-id/1845iF97E2AC77415DC62?v=v2

“Kami sangat senang bekerja sama dengan Siemens PLM Software untuk menyediakan teknologi terkemuka dalam industri yang bermanfaat bagi STTS,” kata (Tigor Tambunan Ketua Program Studi Teknik Industri, STTS).

Hibah Siemens itu mencakup portofolio Tecnomatix milik Siemens, software terkemuka untuk sektor digital manufacturing dan NX, solusi unggulan dari Siemens yang digunakan untuk keperluan desain, manufaktur dan teknik dengan bantuan komputer (CAD/CAM/CAE).

Hibah itu diberikan melalui GO PLM Siemens, sebuah program akademik yang menyediakan software PLM untuk sekolah-sekolah di berbagai jenjang.

“Hibah ini sangat bermanfaat bagi kami untuk melatih mahasiswa guna menghadapi dunia kerja di masa mendatang dengan menggunakan salah satu solusi software dengan desain teknik terbaik yang pernah ada,” ujarnya.

Dora Smith (Global Director, Academic Partner Program, Siemens PLM Software) mengatakan Siemens bekerjasama dengan institusi-institusi akademik terkemuka seperti STTS untuk memberdayakan generasi digital di masa mendatang. Proyek itu akan membantu mahasiswa mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam terkait dengan penerapan ilmu sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM).

“Hibah ini, memungkinkan STTS memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dengan menggunakan software dan teknologi serupa yang digunakan oleh produsen-produsen manufakturterkemuka, dalam mempersiapkan mereka untuk berkarir di bidang STEM,” ucapnya.

Sumber 1 , Sumber 2

Kunjungan Pabrik – Jawa Pos

Jpeg

Pada hari Rabu, 30 Maret 2016 ini, sekitar 50 mahasiswa dan 2 dosen Teknik Industri STTS mengunjungi PT. Jawa Pos Group Multimedia-Surabaya. Dalam kesempatan itu, para mahasiswa dan dosen mempelajari berbagai hal mengenai proses editorial konten koran beserta manajemen penerbitannya.

Berita kunjungan lainnya, klik di sini.

Mahasiswa Baru Teknik Industri Kreatif, Rek!!! (MBaTIK, Rek!!!)

jawa posSeperti yang sudah berjalan selama 15 tahun, di tahun 2015 ini jurusan Teknik Industri Sekolah Tinggi Surabaya (STTS) tetap berkomitmen menyelenggarakan orientasi studi dan pengenalan kampus (OSPEK) yang berorientasikan pada pengembangan kreatifitas, bebas dari segala bentuk perploncoan. Dan karena pelaksanaannya selalu berada di bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu bulan Agustus, jurusan Teknik Industri selalu berusaha mengangkat potensi-potensi lokal sebagai obyek pembelajaran dan peningkatan kreatifitas mahasimangroveswa barunya.

Tahun ini, yang menjadi obyek kegiatan adalah mengeksplorasi potensi usaha batik mangrove sebagai penambah kekuatan sektor industri manufaktur. Di bawah pembinaan Bapak Yadji, Ibu Lies Libertyaswulan, dan Ibu Hurin Ain dari Griya Karya Tiara Kusuma-Surabaya, sekitar 40 mahasiswa baru, pengurus himpunan mahasiswa, dan dosen jurusan Teknik Industri STTS mempelajari bcantingerbagai hal terkait bisnis batik mangrove, seperti: mangrove dan potensinya, berbagai pola batik mangrove, proses pembatikan dengan menggunakan canting elektrik, pewarna alami berbasis mangrove, prospek bisnis, dan isu-isu lingkungan khususnya yang berkaitan dengan proses pembatikan.

Canting elektrik (isu teknologi), pewarna alami dan pemanfaatan limbah (isu lingkungan), proses pembatikan (isu pengendalian kualitas, perancangan kerja & ergonomi), sirup mRRIangrove, tepung mangrove, permen mangrove (isu pengembangan produk)… Batik memang karya seni, tapi kalau melihat isu2 terdahulu… Sangat jelas perkembangan batik adalah 1000% urusan teknik industri

batikKarena kegiatan ini mengangkat isu lokal , maka suasana kegiatan inipun diatur sedemikian rupa supaya bernuansa tradisional. Seluruh peserta menggunakan pakaian batik, proses membatik yang dilakukan di atas tikar, dua jenis hidangan khas daerah, yaitu Semanggi Surabaya dan dawet ayu Banjarnegara disiapkan untuk peserta kegiatan. Alunan musik tradisional diputar selama kegiatan berlangsung untuk memperkuat suasana keindonesiaan.

Selain bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan berwirausaha bidang batik, jurusan Teknik Industri STTS berharap, kegiatan “Mbatik, rek!!!” ini dapat meningkatkan kecintaan mahasiswa terhadap produk-produk dalam negeri.

Links:

  1. http://www.suarasurabaya.net/print_news/Kelana%20Kota/2015/157650-Mahasiswa-Luar-Surabaya-Tak-Kenal-Batik-Mangrove
  2. http://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20150822/282772060315726/TextView
  3. http://rri.co.id/post/berita/192769/sorotan_kampus/hindari_perploncoan_ospek_stts_laksanakan_kegiatan_membatik.html

KEMASAN CERIA (KElas meMASak ANak CEpat RIngan dan Aman)

Seperti tahun-tahun sebelumnya -pada setiap musim liburan- Jurusan S1-Teknik Industri di tahun 2015 ini menyelenggarakan beberapa kegiatan Pengabdian Masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan yang diberi nama KEMASAN CERIA (KElas meMASak ANak Cepat RIngan dan Aman).

teknik industriDalam kegiatan ini, beberapa puluh siswa SD dan SMP di Surabaya, dipandu oleh dosen dan mahasiswa jurusan Teknik Industri STTS mengikuti kelas memasak kreatif, yaitu membuat puding zebra dengan topping berbentuk binatang dan bola-bola coklat. Selama kurang lebih dua jam, para siswa belajar tentang beberapa jenis bahan makanan ringan yang mudah diperoleh (agar-agar, pewarna, buah-buahan, meses, dsb), cara mengolahnya (mencampur, memasak, mendinginkan) dan membentuknya, dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Jpeg
Jpeg

Selain karena puding dan coklat adalah jenis makanan yang digemari anak-anak, salah satu alasan lain pemilihan puding dan bola-bola coklat sebagai obyek pembelajaran adalah karena pelaksanaan KEMASAN CERIA ini bertepatan dengan Bulan Ramadhan. Kedua jenis makanan pembuka tersebut, bisa disiapkan dengan mudah oleh siswa sekitar 2-3 jam menjelang berbuka puasa.

suryaPelaksanaan KEMASAN CERIA ini sudah pasti memiliki tujuan. Selain agar siswa-siswa SD dan SMP lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan waktu luang, para siswa dimotivasi untuk belajar berhemat dengan membuat sendiri makanan-makanan kecil, daripada jajan dengan resiko mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat.

Para siswa juga akan dipandu mengenal serta mengikuti aturan pembuatan masakan (Standard Operating Procedures), memahami pentingnya faktor ketelitian dalam proses memasak, dan mengenal dasar-dasar proses produksi yang baik, bersih, sehat, dan aman (dalam ilmu teknik industri dikenal dengan istilah Good Manufacturing Practices/ GMP), dan tidak ketinggalan, dasar-dasar kewirausahaan (cara menentukan harga jual, cara menjual, dsb). Sudah barang tentu semua hal itu diberikan dalam bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Link:
1. http://duta.co/blog/stts-gelar-kemasan-ceria
2. http://kabargress.com/2015/06/23/kemasan-ceria-kelas-memasak-anak-cepat-ringan-dan-aman-2/
3. http://m.beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/241457/stts_ajak_anak_sd_dan_smp_sekitar_kampus_memasak_kue.html#.VgxgMn0cc7o
4. http://surabaya.tribunnews.com/2015/06/23/ketika-anak-sd-belajar-memasak-secara-cepat-ringan-dan-aman
5. http://harianbhirawa.co.id/2015/06/isi-liburan-dengan-kemasan-ceria-istts/

POLITISI INDONESIA Outbound di KAMPOENG DJAWI-WONOSALAM, Jombang, JAWA TIMUR

W

Berbeda dgn tahun2 sblmnya, acara outbound yg dilakukan jurusan Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) kali diwarnai aksi topeng harmoni politisi. Lebih 30 orang mahasiswa dan dosen terlibat aktif dalam kegiatan ini. Setiap permainan kepemimpinan dan kerja kelompok, selalu disisipi dgn aksi teatrikal bertopeng, di mana sejumlah peserta menggunakan topeng2 politisi papan atas spt pasangan capres, presiden/ wapres saat ini, tokoh2 partai, dsb. Pram Eliyah, dosen sekaligus koordinator acara mengungkapkan,kejenuhan melihat situasi pesta demokrasi yg cenderung mulai tdk sehat membuat jurusan teknik industri STTS berinisiatif membuat acara ini. Lebih jauh Pram menyatakan, sebagian masyarakat kita, pasti sangat berharap situasi pesta demokrasi pilpres 2014 menjadi acara yg menyatukan, bukan memecah belah. Samuel, salah satu mahasiswa, mengaku terkesan saat mengenakan Hatta Rajasa. Dia mencoba membayangkan dirinya bercakap2 mesra dgn JK, sesama politisi senior, yg menjadi pesaingnya di tahun 2014 ini, “tidak mudah juga ternyata, ya”. “Tapi harus dilakukan,” kata Kelvin- dosen- yang menggunakan topeng Sri Sultan. Putri, mahasiswi yg mengenakan topeng megawati, terlihat mengangguk-angguk, membenarkan.

WonosalamSelesai senam pagi, para politisi kita nampak semeja menikmati sarapan pagi di Kampoeng Djawi, Jombang. Sarapan nasi pecel yg sederhana, terasa sangat nikmat di dalam kebersamaan. Sebagai sesama anak bangsa, mrk ternyata bisa duduk bersama, sambil bersenda gurau. Sejuknya udara kawasan perkebunan coklat, kopi, dan jagung membuat kegiatan “outbound” para politisi ini makin bergairah.

Siapa mengira,  di Kampoeng Djawi Wonosalam Jombang, 20/6, para politisi papan atas negeri ini, bercengkerama dgn amat mesra. Berbeda dgn situasi percaturan politik yang terasa sangat panas, Prabowo dan Jokowi justru berangkulan bermain catur berhadapan dgn pasangan Hatta Rajasa dan JK. Presiden Sby, Wapres Boediono, Sri Sultan, dan Anis Baswedan terlihat antusias memberikan dukungan kepada semua pihak. WonosalamSambil bercanda, Aditya yg mengenakan topeng Sri Sultan nyeletuk, “Wah, Pak Prabowo dan Pak Jokowi ternyata tdk berebut pegang raja, ya.” “Sangat harmonis politisi2 kita, ya!” kata Kelvin, dosen yang mengamati tingkah laku mahasiswanya  Beberapa salah langkah dilakukan oleh pasangan Prabowo dan Jokowi, ditanggapi dengan senyum oleh pasangan Hatta dan JK.

Media3_4Permainan bola sodok (bilyar) ternyata salah satu olah raga favorit para politisi negeri ini. Mereka memang bukan profesional bola sodok, tapi ternyata permainan mrk punya makna tersendiri. Sby, Prabowo, Jokowi punya target bola sendiri-sendiri. Ketika ada yg targetnya sama, mrk tdk berusaha utk menghalangi-halangi yg lain, atau ingin lebih dulu mencapai target hanya demi pujian dari penonton. “Kami justru gembira, krn sdh dibantu meraih target yg sebenarnya tdk lain adalah utk kemajuan bangsa,” tukas Giovan, mahasiwa yang mengenakan topeng Anis Baswedan.

 

Permainan tambang di ketinggian tertentu menjadi permainan yg paling menarik bagi para “politisi” kita. Nampak pasangan “capres-capres” kita dengan penuh semangat dan keberanian menempuh tantangan yg disediakan oleh Kampoeng Djawi-wonosalam.