Jatim 2019.CSS : Cangkrukan Seduluran Jaman Now

Tahun berganti dan perkembangan era digital semakin pesat. Pada era ini terdapat banyak sejumlah kecanggihan teknologi yang ditawarkan untuk mempermudah sebuah pekerjaan, mengakses data-data penting yang dibutuhkan, dan perkembangan ini juga turut masuk pada aspek perekonomian. Tidak hanya itu, di era ini kita semakin dimudahkan dalam mencari dan menjalin dengan begitu banyak jejaring sosial di seluruh belahan dunia.

Dalam dunia bisnis, menjalin relasi dengan sejumlah jejaring merupakan hal yang sangat penting. Mengapa? Karena dengan kita berelasi, maka kita dapat mengetahui apa yang sedang dibutuhkan oleh pasar dan kita sedang memperbesar peluang untuk berinovasi sesuai dengan yang pasar butuhkan.

IMG_20190423_080111
Acara Jatim 2019.CSS yang diselenggarakan di Auditorium STTS

Oleh karena itu, pada hari Selasa (23/04/2019) ini diselenggarakan acara “CANGKRUKAN SEDULURAN STARTUP JATIM (JATIM 2019.CSS)” oleh Lagaligo Indonesia (sebuah group pecinta teknologi milik Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS)) yang didedikasikan untuk masyarakat dan para penggiat Startup Jawa Timur.

Acara ini berlangsung mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB dan bertempat di Auditorium Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS), di mana acara ini menggunakan konsep Cangkrukan (ngobrol santai khas Jawa Timuran).

Jatim 2019.CSS ini dihadiri oleh lebih dari 20 Startup di Jawa Timur dengan stan-stan yang sudah disediakan. Beberapa diantaranya adalah IDSF, GDG Surabaya, Lintasarta, Gerdhu, GoFarms, Inobi by Universitas Airlangga, Juggle Jack, Kaki Diabet, Jobhun, TicTech, IDN Media, Kodi (Koperasi Digital), Robries, dan masih banyak lagi.

IMG_20190423_103005
dari kiri ke kanan: Bapak Joan Santoso, Bapak Fachrul Kurniawan, Bli Komang W. Karang, Bapak Ryo Naldho, dan Bapak Jonie (MC)

Tidak hanya Startup-Startup yang hadir, tetapi juga ada beberapa pembicara, diantaranya adalah Bapak Fachrul Kurniawan (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang), Bapak Ryo Naldho (Appcelerate Program Director PT Aplikanusa Lintasarta), Bli Komang W. Karang (General Manager Telkom Witel Surabaya), Bapak Joan Santoso (Dosen Sekolah Tinggi Teknik Surabaya).

Selain pembicara yang disebutkan diatas, terdapat tamu istimewa yang turut menjadi pembicara dalam acara ini, yaitu Bapak Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur).

Acara yang dibuka untuk umum ini dipandu oleh dua orang MC yang sama-sama adalah Dosen STTS, yaitu Bapak Jonie dan Ibu Bonifacia. Sebagai pembukaan adalah kata sambutan dari Bapak Tigor Tambunan, selaku Ketua Panitia Jatim 2019.CSS

IMG_20190423_090125
Bapak Tigor Tambunan memberikan kata sambutan

Dalam sambutannya, Bapak Tigor menjelaskan tentang sedikit sejarah Lagaligo Indonesia serta tujuan dari diselenggarakannya acara ini. Bapak Tigor Tambunan mengungkapkan bahwa acara ini berawal dari komunikasi yang sering dilakukan melalui jejaring sosial hingga pada akhirnya terciptalah kesepakatan untuk mengadakan pertemuan secara fisik dan didukung sekali oleh penggiat Startup di Jawa Timur.

Lalu dilanjutkan dengan pembawaan materi dari Bapak Emil Elestianto Dardak tentang Peran Pemerintah Propinsi Jawa Timur terhadap Pertumbuhan dan Kinerja Startup Teknologi di Jawa Timur.

Dalam penjelasannya, Pemprov Jatim sedang mengembangkan program yang bernama Millenial Job Center, di mana program ini diharapkan dapat membantu masyarakat jaman now yang ingin memulai startup maupun yang ingin mengembangkan startup yang sudah dimulai.

IMG_20190423_100823
Bapak Emil Dardak menjelaskan tentang Peran Pemprov dalam Kinerja Startup

Bapak Emil juga menyempatkan untuk berbincang-bincang dengan beberapa orang yang ingin memulai startup maupun yang ingin mengembangkan startup mereka.

Yang pertama adalah Ibu Maryati, Dosen STTS, yang ingin memulai startup di bidang Logistik. Menurut Ibu Maryati, keamanan gudang dan kepercayaan customer untuk menaruh barang di gudangnya merupakan modal terbesar yang harus dipenuhi.
Yang kedua adalah Bapak Jonie, Dosen STTS, yang sudah memulai bisnisnya, yaitu Ayo Mall! Dan yang terakhir adalah Mas Andi, seorang fotografer yang pernah menimba ilmu Manajemen Bisnis di Universitas Surabaya.

Bapak Emil berharap akan ada banyak Startup yang muncul untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia yang ada di Jawa Timur. “Teman-teman panitia bisa menuliskan Startup-Startup apa saja yang sudah ada, lalu bisa diserahkan ke Pemprov Jatim untuk dilakukan pendataan,” ungkapnya.

IMG_20190423_101937
Sesi foto bersama Bapak Emil Elestianto Dardak

Selesai berbincang-bincang dengan Bapak Emil, ada sesi pemotongan tumpeng sebagai tanda resmi dibukanya acara Jatim 2019.CSS lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama Bapak Emil beserta Panitia dan jajaran Startup yang menghadirinya.

Sesi selanjutnya adalah Talkshow dengan pembicara-pembicara lainnya yang merupakan ahli di bidangnya. Ada beberapa materi yang akan dibawakan, salah satunya adalah Peran dan Dukungan Lintasarta, khususnya Infrastruktur Teknologi, Terhadap Pertumbuhan Startup di Jawa Timur yang dibawakan oleh Bapak Ryo Naldho.

160331
Bapak Ryo Naldho dari Lintasarta

Setelah sesi Talkshow, acara dilanjutkan dengan sesi makan siang, lalu terdapat sesi Promosi kepada setiap Startup, dan sesi terakhir adalah penutupan acara.

 

PT.INSERA SENA

images

PT.INSERA SENA merupakan pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1989. PT.INSERA SENA yang dikenal juga sebagai Polygon bikes merpauakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri sepeda. Produk sepeda polygon juga sudah terekspor sampai 62 negara(Thailand, Korea, Australia, Filipina, Jepang, Swiss, Kroasia), dan ke negara tetangga seperti Singapura (sejak tahun 1997), Malaysia(sejak tahun 2000).

Pada hari jum’at (05/04/2019) kemarin sebanyak 40 mahasiswa dan yang diikuti oleh 2 dosen sebagai pembimbing melakukan kunjugan ke pabrik pembuat sepeda polygon yang terbagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama yaitu mengunjungi dan memperhatikan proses pembuatan sepeda polygon, dan sesi kedua yaitu pengenalan lebih mendalam terhadap PT.INSERA SENA.