Kunjungan Pabrik Maba Teknik Industri ke Campina

Campina

Senin, 22 Agustus 2016 lalu, 50 orang mahasiswa Teknik Industri STTS melakukan kunjungan pabrik (Factory Plant) ke PT. Campina Ice Cream Industry di kawasan Rungkut Industri (PIER) Surabaya.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan industri manufaktur kepada mahasiswa baru. Mahasiswa baru?! Lho, berarti ini rangkaian Ospek?! Iya, benar sekali. Itulah bedanya Jurusan Teknik Industri STTS. Sudah sejak belasan tahun, jurusan Teknik Industri STTS melakukan orientasi studi dan pengenalan kampus dengan cara-cara yang kreatif dan bermanfaat seperti ini. Tidak ada ajang ploncoan sedikitpun. Menarik, bukan?!

Tidak sembarang orang lho bisa masuk ke dalam sebuah pabrik, apalagi pabrik sekeren Campina ini. Di dalam pabrik ini mahasiswa baru diberi kesempatan untuk melihat isi gudang dan pabrik Campina.  Jadi, mereka bisa mengetahui bagaimana alur proses pembuatan es krim, termasuk “mencicipi” gudang penyimpanan es krim yang dinginnya alamaaaaaak. Di penghujung kegiatan, mahasiswa baru disuguhi es krim Campina. Sedaaaaap!

Itu baru di tahap Ospek jurusan atau yang dikenal dengan nama PEMTI. Kegiatan-kegiatan lain selama masa perkuliahan? Jelas jauh lebih menarik dan bermanfaat bagi mahasiswa-mahasiswa yang kelak akan jadi insinyur Teknik Industri STTS ini.

Berminat? 🙂

 

 

(PEMTI 2016) Membuat Robot Sederhana

Robot Sederhana

Seperti yang sudah berjalan selama 16 tahun terakhir, di tahun 2016 ini Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Surabaya (STTS) tetap berkomitmen menyelenggarakan orientasi studi dan pengenalan kampus (OSPEK) yang berorientasikan pada pengembangan kreatifitas, bebas dari segala bentuk perploncoan. Kali ini yang menjadi obyek kegiatan adalah pembuatan robot dengan bahan-bahan sederhana untuk mengeksplorasi kreatifitas mahasiswa baru teknik industri dalam memanfaatkan prinsip-prinsip dasar mekatronika yang nantinya akan diperdalam di perkuliahan.  Mekatronika sendiri adalah IPTEK yang memadukan antara ilmu mekanika, elektronika, dan informatika. Belakangan, mekatronika makin banyak digunakan dalam sistem produksi di industri-industri manufaktur modern di Indonesia.

Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 30 mahasiswa baru, setelah mendapat penjelasan dari panitia pelaksana yang diketuai Byan Rega Zuhdi (mahasiswa Teknik Industri STTS angkatan 2014), mahasiswa baru merancang dan merakit robot sederhana menggunakan bahan-bahan sederhana seperti styrofoam, kayu, bambu, triplek, yang digerakkan dengan sistem mekatronika sederhana bertenaga batere atau adaptor (DC). Robot-robot ini kemudian akan dilombakan antar peserta dengan beberapa kriteria penilaian, seperti keunikan rancangan, kompleksitas mekanisme, dan kecepatan gerakan.

Kegiatan kreatif bidang teknik ini diharapkan dapat menjadi kegiatan “ice breaking” bagi setiap mahasiswa baru Teknik Industri STTS sehingga mereka dapat memasuki masa awal perkuliahan dengan semangat belajar yang tinggi dan gembira.

Link media massa:

http://surabaya.tribunnews.com/2016/08/23/mahasiswa-baru-sekolah-tinggi-teknik-surabaya-belajar-buat-robot-sederhana

http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2016/176069-Lomba-Robot-Mekatronika-Gantikan-Ploncoan-di-STTS

http://news.babe.co.id/8058774

http://www.enciety.co/ospek-stts-garap-robot-dengan-bahan-sederhana/

Tugas Proses Produksi

Video-video berikut ini adalah hasil karya mahasiswa Teknik Industri STTS (semester 2) yang telah mengikuti mata kuliah proses produksi (proses manufaktur).

Dalam mata kuliah ini, 1 atau 2 mahasiswa, merancang ulang sebuah alat transportasi darat (manual dan dengan bantuan komputer (CAD)), membuat partnya (dengan menggunakan mesin laser CNC), dan merangkainya (assembly) dengan menggunakan ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan selama perkuliahan berlangsung.

Proses pembuatan model Sepeda motor matic Honda Vario oleh Elga dan Faisal.

Proses pembuatan model Sepeda motor matic Honda CBR 150 R oleh Andre dan Ruddin

Proses pembuatan model mobil Toyota Avanza oleh Bayu dan Ivan

Proses pembuatan model Sepeda motor Kawasaki Z800 oleh Mattew dan Ellen

Proses pembuatan model Sepeda motor Vario Techno 125 oleh Narulita