Profil Alumni: Nike L. Aritovani

Nacha4Nike L Aritovani adalah salah satu alumni Teknik Industri STTS (angkatan 2000) yang saat ini bermukim di Ambon-Maluku. Bersama-sama dengan suaminya – sama-sama alumni STTS- sejak tahun 2009 Nike mengembangkan usaha kegiatan produksi dan pemasaran olahan ikan di bawah bendera usaha CV Nacha.

Nacha1Ujar Nike, “CV Nacha memiliki visi menjadi pengolah ikan berwawasan lingkungan dan menghasilkan produk yg aman, halal dan bermutu.” Pada dasarnya produk CV Nacha berbasis potensi hasil laut di mana mereka tinggal itu sebabnya mereka memiliki misi meningkatkan kesejahteraan dengan memanfaatkan potensi alam yang ada,

Nacha2Didukung 8 orang karyawannya, Nike bergerak cepat mengembangkan produknya seperti abon ikan beraneka rasa, dendeng ikan, dan lemper tuna.  Pembenahan demi pembenahan dalam manajemen dan sistem produksi terus dilakukan.

Retailer yang “ditembak” untuk memasarkan produk mereka sangat beragam, seperti toko oleh-oleh, supermarket lokal, retailer modern, rumah makan, toko kue, dan bandara. Area pemasarannya antara lain Ambon, Makassar, Surabaya, dan Jakarta.

Nacha6Usaha keras yang dilakukan wanita penggemar travelling ke mancanegara ini rupa-rupanya mendapat perhatian serius dari pemerintah. Tahun 2015 ini, Nike memperoleh penghargaan dari Presiden Republik Indonesia dalam bentuk Penghargaan Adibakti Mina Bahari.

Sukses selalu buat Nike, keluarga, dan usahanya. Semoga secarik kisah ini menginspirasi banyak anak muda di Indonesia 🙂

Profil Alumni: Nasa Perdana

Nasa5Nasa Perdana, adalah salah satu lulusan Jurusan S1-Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (2001-2005) dan telah menyelesaikan pendidikan S2 nya di salah satu PTN di Surabaya.  Lulus tahun 2005, pria murah senyum dan penuh semangat ini mengawali pekerjaannya sebagai staf PPIC (Production Planning and Inventory Control) di PT. Indopot Keramik.

Berbekal pengalaman selama satu tahun, Nasa memutuskan pindah ke PT. ECCO Indonesia, sebuah PMA asal Denmark di Sidoarjo. Di perusahaan sepatu ternama ini, Nasa menduduki posisi sebagai Upper Production Planner di Planning Department. Tiga tahun menjalani karirnya di PT. ECCO, di tahun 2010 Nasa memutuskan “terbang” dan mendaratkan kakinya di PT. KTS Camel. Di perusahaan ini Nasa menduduki jabatan sebagai Plant Scheluder Intendent.

Nasa2Pengalaman yang konsisten di bidang Perencanaan akhirnya menghantar Nasa di PT. Alstom Power Energy SystemS Indonesia. Sejak tahun 2011, Nasa mulai menjalani di salah satu perusahaan kelas dunia ini dengan tugas utama sebagai project expediting. Beberapa project internasional di Riyadh (Saudi Arabia) dan Singapura pernah ditanganinya.  Nasa3Dan sejak tahun 2015 ini, pria kelahiran Bandung yang telah dikaruniai satu anak ini telah memegang jabatan sebagai manajer Project Expediting di perusahaan yang sama (sekarang bernama GE Power HRGS Asia).

Motto “Belajar dan belajar” rupa-rupanya sudah menjadi bagian kehidupan Nasa. Selepas wisuda, Nasa ternyata aktif sekali meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang teknik industri di dalam dan di luar negeri. Beberapa di antaranya: pelatihan design quality and management system (ISO 9000: 2001), pelatihan Six Sigma dan Lean, Sourcing and Procurement Compliance.

Nasa1Tidak hanya berdampak positif pada jenjang karir yang cemerlang, semangat dan konsistensi dalam berkarya dan belajar, telah membawa Nasa Perdana berkeliling ke berbagai negara di benua Asia dan Eropa.

Sukses selalu buat Nasa Perdana. Semoga perjalanan karirmu menginspirasi banyak orang! 🙂

 

Hukum Pascal, Linkage, dan Material Handling

Berikut ini adalah salah satu tugas mata kuliah Fisika Industri (semester 1) di Jurusan S1-Teknik Industri STTS. Dalam tugas ini, mahasiswa (2 orang/ kelompok) merancang sebuah alat untuk material handling dengan memanfaatkan hukum Pascal, bejana berhubungan, konsep linkage, dsb.

Proses perancangan dan pembuatan part melibatkan mahasiswa semester V (tugas kolaboratif) dengan memanfaatkan fasilitas CAD/ CAM yang dimiliki jurusan Teknik Industri STTS.

Berita media massa seputar kegiatan ini

STTS Industrial Engineers back to campus!

Setelah sekian lama tdk bersua, Sabtu, 5 Desember 2015 lalu, alumni Teknik Industri STTS berbagai angkatan dan mahasiswa aktif, berkumpul di Auditorium STTS sejak pukul 09.00-17.00. Kehangatan suasana sangat terasa dalam pertemuan ini. Beberapa alumni dari Balikpapan dan Banjarmasin menyempatkan diri untuk datang. Sangat membahagiakan 🙂

BTC6Saking banyaknya yang diobrolkan, foto-foto, dan keliling-keliling lingkungan kampus, acara yang semula direncanakan dibuka mulai pukul 09.00, akhirnya dibuka sekitar pukul 10.30. 🙂

Acara secara resmi dibuka, setelah sebelumnya diawali kata sambutan dari Ketua Panitia (Benny Ngo-Industri, ST-Ind’97) dan Ketua Jurusan Teknik Industri (Bp Ir. Judi Prajetno, MM).

BTC1

BTC3 Selanjutnya para alumni mengunjungi bbrp laboratorium jurusan Teknik Industri di Gedung L (lantai 3 dan lantai 4).    Kunjungan juga dilakukan di beberapa fasilitas dan gedung baru yang ada di STTS.

BTC7Acara dilanjutkan dengan foto di booth/ angkatan  dan sharing session dari beberapa alumni.

BTC5Banyak pengalaman menarik yang disampaikan dalam sharing session. Mulai dari latar belakang keluarga, perjalanan studi di STTS, dan perjalanan karir. Bidang kerja para alumni ternyata sangat beragam. Ada yang bekerja di sektor pengolahan gas alam, power plant, underwater work, metal forming, dsb.

BTC8Kumpul2 tanpa makan2 kurang lengkap rasanya. Krn itu makan siang dan bbrp “jajanan mahasiswa di masa lalu” disiapkan panitia dgn dana swadaya alumni di acara ini, Kehadiran batagor, bakso, dan es dawet, menambah kesemarakan acara.

BTC2Terima kasih kepada Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) yang telah mendukung dan menyediakan tempat bagi acara ini. Demikian pula bagi PT. AAM (Hendy Kusworo, ST) yang telah menjadi sponsor utama kegiatan ini.

Semoga acara semacam ini meningkatkan jalinan persaudaraan di keluarga besar Jurusan Teknik Industri STTS

BTC4Sampai bertemu di Reuni Akbar Jurusan Teknik Industri STTS Tahun 2017! 🙂