Asosiasi Industri

kadinBerbicara tentang Teknik Industri, tidak bisa dipisahkan dengan organisasi atau asosiasi yang memayungi berbagai jenis industri yang bersifat nasional maupun internasional.

Keberadaan organisasi/ asosiasi industri ini sangat penting untuk kepentingan industrial networking/ partnership, standarisasi industrial, pengembangan teknologi, pemasaran, dan berbagai kepentingan lainnya yang bersifat sinergi.

Beberapa organisasi/ asosiasi yang dimaksud adalah:
– Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)
– Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI)
– Federasi Pengemasan Indonesia
– Gabungan Forwarder & Ekspedisi Indonesia (Gafeksi)
– Asosiasi Semen Indonesia (ASI)
– Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API)
– Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)
– Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi)
– Asosiasi Gula Indonesia (AGI)
– Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI)
– Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI)
Dan masih banyak lagi lainnya.

 

 

Badan Standardisasi Nasional

BSNUndang-Undang RI No 20/ 2004 Tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan jaminan mutu, efisiensi produksi, daya saing nasional, persaingan usaha yang sehat dan transparan dalam perdagangan , kepastian usaha, dan kemampuan pelaku usaha, serta kemampuan inovasi teknologi;
  2. Meningkatkan perlindungan kepada konsumen, pelaku usaha, tenaga kerja, dan masyarakat lainnya, serta negara, baik dari aspek keselamatan, keamanan, kesehatan, maupun pelestarian fungsi lingkungan hidup;
  3. Meningkatkan kepastian, kelancaran, dan efisiensi transaksi perdagangan Barang dan/atau Jasa di dalam negeri dan luar negeri.

Sejalan dengan perkembangan kemampuan nasional di bidang standardisasi dan dalam mengantisipasi era globlalisasi perdagangan dunia, AFTA (2003) dan APEC (2010/2020), kegiatan standardisasi yang meliputi standar dan penilaian kesesuaian (conformity assessment) secara terpadu perlu dikembangkan secara berkelanjutan khususnya dalam memantapkan dan meningkatkan daya saing produk nasional, memperlancar arus perdagangan dan melindungi kepentingan umum.

Istilah standard, standardisasi, SNI, kualitas, dan istilah-istilah terkait lainnya sudah menjadi makanan sehari-hari mahasiswa jurusan Teknik Industri. Tapi, tahukah Anda jika ada lembaga khusus di negara ini yang terkait dengan kedua istilah tadi? Ya, betul. Pembinaan, pengembangan serta pengkoordinasian kegiatan di bidang standardisasi secara nasional menjadi tanggung jawab Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Kunjungi dan pelajari isi website Badan Standardisasi Nasional (BSN) supaya apa yang Anda pelajari di perkuliahan makin aktual.

Bakar-bakar!!!

IOGS (Industrial Olympic Games STTS) 2015 sukses dilaksanakan! udangLelah tapi puas dan lega! Sekarang waktunya istirahat sejenak bagi seluruh warga Teknik Industri STTS.

Bertempat di halaman depan auditorium, mulai sekitar pukul 18.00 kemarin malam, mahasiswa dan dosen-dosen jurusan Teknik Industri STTS menggelar acara bakar-bakar alias panggang-panggang alias barbecue. Rencananya sih pukul 17.00. sosisBerhubung masih banyak alat dan bahan yang belum siap, terpaksa sedikit tertunda. Masih ada yang cari kuas dan tusuk sate di Bilka. Ada yang cari es batu di depan RM Mutiara (belakang Bonnet), ada yang mencampur bumbu, ada yang melihat-lihat, ada yang kelaparan, dan ada-ada saja lainnya 🙂

makanTanpa terasa, sudah tiga kali acara sejenis digelar.  Waktunya sama, setelah IOGS selesai dilaksanakan. sateMenu wajibnya, sate ayam plus lontongnya, sosis dan bakso  bakar, udang bakar, jagung manis. Minumnya es buah dan air minum dalam kemasan! Lumayan… Apalagi bikin dan makannya sama-sama. Oya, di tengah-tengah acara, kami sempat dikunjungi Pak Gunawan – Pembantu Ketua I STTS … Terima kasih, Pak! 🙂

sertijabEntah benar atau tidak. Sempat terlihat “jabat tangan” antara Belinda (Ketua Panitia IOGS 2015) dengan Yesaya (angkatan 2014). Apakah ini bermakna politis yang artinya telah terjadi serah terima jabatan IOGS 2016 dari Belinda ke Yesaya, atau sekedar ganti tugas untuk membakar susis (lihat tabung lpg yang dipegang Belinda!). Kita tunggu saja kabar selanjutnya…. 🙂

es buahAcara yang berakhir sampai sekitar pukul 20.00 ini dibuat supaya hubungan antara sesama mahasiswa, satu angkatan maupun beda angkatan, makin dekat. Yang tadinya tidak kenal jadi kenal, yang tidaknya kurang akrab sekarang jadi lebih akrab. Contohnya, senior bisa meminta juniornya memasak, si senior tinggal makan… wkwkwkwk…. becanda… 😀

Semoga acara semacam ini berlangsung terus dan makin meriah!

IOGS 2015 (Industrial Olympic Games 2015) – Push Your Limit!

sinlui“Pengintegrasian kreatifitas industrial, intuisi bisnis, serta kesiapan fisik dan mental!” Itulah yang diharapkan muncul pada pelaksanaan kegiatan Industrial Olympic Games tahun 2015 ini (IOGS 2015). Sama seperti IOGS 2012 dan IOGS 2013, kegiatan yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Industri STTS ini  selalu diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para pesertanya, Kali ini peserta IOGS 2015 adalah siswa-siswa beberapa SMA (seperti SMA St.louis 1 surabaya, SMA TNH Mojokerto, SMA Untung Suropati Sidoarjo, SMA Carolus, dll).

Pesertmojokertoa IOGS 2015 ditantang untuk unjuk kemampuan secara berkelompok menghadapi kelompok lain dalam dua hari kegiatan (Selasa-Rabu, 22-23 September 2015) Ada tiga jenis lomba yang dikompetisikan, yaitu bolt dan screw frenzy, money dash, dan 3D tetris packaging.

TNHPada game Bolt and screw frenzy setiap kelompok peserta berperan sebagai sebagai sebuah perusahaan yang memproduksi sebuah produk rakitan (dengan komponen baku bur, baut dan ring) dan bersaing dengan kelompok lain dalam urusan pembelian bahan baku, kecepatan pembuatan produk, dan penjualan produk. Setiap kelompok harus menyusun strategi dan taktik pembelian, produksi, dan penjualan yang tepat agar berhasil mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

sinlui surabayaDalam game kedua, yaitu Money dash, setiap kelompok diuji selling skill­ dan intuisi bisnisnya saat menghadapi pasar yang terkesan sangat dinamis, bahkan terkesan spekulatif. Peserta akan melakukan proses penjualan produk yang sudah ditetapkan panitia (rangkaian lampu yang mewakili situasi industri elektronik), dilanjutkan dengan pemanfaatan uang tersebut dalam permainan ular tangga yang bernuansa spekulatif (mewakili situasi pasar yang sangat sukar ditebak dan dikendalikan). Peserta yang mencapai kotak paling jauh dalam ular tangga memiliki poin yang tertinggi.

carolusDalam game 3D Tetris Packaging, setiap kelompok peserta  ditantang untuk menunjukkan kemampuannya dalam merancang berbagai bentuk benda 3D dengan menggunakan bahan karton merang. Peserta tidak bisa sembarangan membuat bentuk benda 3D, karena bentuk yang dibuat tadi harus dapat dimasukkan dan mengisi sebuah kemasan yang sudah ditentukan panitia. Kesesutetrisaian ukuran dan bentuk benda 3D, jumlah produk yang dapat dimasukkan kedalam kemasan, dan kerapian menjadi penilaian utama dalam game ini. Dari game terakhir ini, diharapkan peserta dapat mempelajari konsep dasar industrial design yang sangat berbeda dengan konsep art design.

IOGS STTS memang selalu penuh tantangan. Sampai jumpa di IOGS STTS berikutnya 🙂

Links:

  1. http://surabaya.tribunnews.com/2015/09/23/stts-gelar-lomba-tetris
  2. http://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20150924/282651801287713/TextView
  3. http://www.koran-sindo.com/news.php?r=5&n=1&date=2015-09-24

Mahasiswa Baru Teknik Industri Kreatif, Rek!!! (MBaTIK, Rek!!!)

jawa posSeperti yang sudah berjalan selama 15 tahun, di tahun 2015 ini jurusan Teknik Industri Sekolah Tinggi Surabaya (STTS) tetap berkomitmen menyelenggarakan orientasi studi dan pengenalan kampus (OSPEK) yang berorientasikan pada pengembangan kreatifitas, bebas dari segala bentuk perploncoan. Dan karena pelaksanaannya selalu berada di bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu bulan Agustus, jurusan Teknik Industri selalu berusaha mengangkat potensi-potensi lokal sebagai obyek pembelajaran dan peningkatan kreatifitas mahasimangroveswa barunya.

Tahun ini, yang menjadi obyek kegiatan adalah mengeksplorasi potensi usaha batik mangrove sebagai penambah kekuatan sektor industri manufaktur. Di bawah pembinaan Bapak Yadji, Ibu Lies Libertyaswulan, dan Ibu Hurin Ain dari Griya Karya Tiara Kusuma-Surabaya, sekitar 40 mahasiswa baru, pengurus himpunan mahasiswa, dan dosen jurusan Teknik Industri STTS mempelajari bcantingerbagai hal terkait bisnis batik mangrove, seperti: mangrove dan potensinya, berbagai pola batik mangrove, proses pembatikan dengan menggunakan canting elektrik, pewarna alami berbasis mangrove, prospek bisnis, dan isu-isu lingkungan khususnya yang berkaitan dengan proses pembatikan.

Canting elektrik (isu teknologi), pewarna alami dan pemanfaatan limbah (isu lingkungan), proses pembatikan (isu pengendalian kualitas, perancangan kerja & ergonomi), sirup mRRIangrove, tepung mangrove, permen mangrove (isu pengembangan produk)… Batik memang karya seni, tapi kalau melihat isu2 terdahulu… Sangat jelas perkembangan batik adalah 1000% urusan teknik industri

batikKarena kegiatan ini mengangkat isu lokal , maka suasana kegiatan inipun diatur sedemikian rupa supaya bernuansa tradisional. Seluruh peserta menggunakan pakaian batik, proses membatik yang dilakukan di atas tikar, dua jenis hidangan khas daerah, yaitu Semanggi Surabaya dan dawet ayu Banjarnegara disiapkan untuk peserta kegiatan. Alunan musik tradisional diputar selama kegiatan berlangsung untuk memperkuat suasana keindonesiaan.

Selain bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan berwirausaha bidang batik, jurusan Teknik Industri STTS berharap, kegiatan “Mbatik, rek!!!” ini dapat meningkatkan kecintaan mahasiswa terhadap produk-produk dalam negeri.

Links:

  1. http://www.suarasurabaya.net/print_news/Kelana%20Kota/2015/157650-Mahasiswa-Luar-Surabaya-Tak-Kenal-Batik-Mangrove
  2. http://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20150822/282772060315726/TextView
  3. http://rri.co.id/post/berita/192769/sorotan_kampus/hindari_perploncoan_ospek_stts_laksanakan_kegiatan_membatik.html