PEMILIHAN KETUA HIMATRIS (HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI ISTTS) PERIODE 2020/2021

Selamat sore, Engineers!

Hari ini (09/09/20) telah dilakukan pemilihan Ketua HIMATRIS dan yang terpilih sebagai Ketua HIMATRIS yang baru adalah Rezza Adhitya.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Pembina HIMATRIS, yaitu Ibu Pram Eliyah Yuliana, S.T., M.T., kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dan penyampaian Visi dan Misi dari calon-calon Ketua HIMATRIS 2020/2021.

Rezza Adhitya Permana, Ketua HIMATRIS periode 2020/2021
Penyampaian Visi Misi dari calon-calon Ketua HIMATRIS periode 2020/2021
Sesi tanya jawab bersama dosen dan mahasiwa aktif Teknik Industri iSTTS

Selamat bertugas untuk Ketua HIMATRIS periode 2020/2021!

INDUSTRI!! WANI!!!

RESIKO KESALAHAN CHARGING HANDPHONE

Selain nyawa, ternyata kesehatan mental kita pun terancam lho kalau kita terbiasa menaruh handphone di dekat bantal kita, apalagi sambil charging handphone di ranjang. Nggak percaya? Simak penyebab dan risiko kesalahan charging handphone supaya kamu juga lebih waspada dan menyayangi dirimu sendiri.

  • Charging Hp Semalaman = High Risk
source: unsplash.com/AJ Garcia

Lewat laman Facebook otoritas pemadam kebakaran New Hampshire di US, mereka memperingati bahwa menaruh telepon selular di tempat tidur, terlebih lagi di bawah bantal sambil charging, sangat berisiko tinggi. “Jika gawai diisi daya baterainya di atas kasur atau di bawah bantal, panas yang muncul dari gawai tidak bisa meredam, justru akan semakin panas dan bisa membakar tempat tidur.” Pernyataan ini dibuat karena menurut penelitian, sebanyak 38% remaja terbiasa charging handphone semalaman di atas kasur.

  • Kabel gawai palsu bukan solusi
source: unsplash.com/gbarkz

Meski selama ini kita merasa aman-aman saja menggunakan charger handphone palsu, ternyata bisa saja rasa aman ini hanya sementara lho. Selain bisa merusak bagian di dalam handphone, menggunakan kabel palsu bisa membahayakan nyawa kita pula. Sebuah institusi di UK, Chartered Trading Standards Institute sudah melakukan riset berbagai kabel charge handphone palsu sebanyak 400 buah. Dari penelitian itu terbukti kalau charger yang nggak resmi terjual hanya memiliki standard keamanan bagi pengguna hanya 1 persen. Artinya bisa menimbulkan kebakaran! Bayangkan kalau kamu pakai kabal palsu lalu charging handphone di atas kasur pula?! Jadi lebih baik beli charger asli dibanding palsu yang bisa merusak handphone serta membahayakan diri kita.

  • Menggunakan Power Bank murahan dan tidak sesuai kapasitas handphone
source: unsplash.com

Jangan sekali-kalinya kamu nekat membeli power bank hanya karena harga yang murah dan kapasitas daya lebih besar hingga bisa digunakan 5 atau 6 kali pemakaian. Tetapi kamu juga harus cermat lho ketika membeli power bank, salah satu yang utama yakni mengecek output real-nya. Jadi sebelum membeli, kamu harus tahu cara penghitungannya karena kapasitas tiap handphone tentu berbeda. Sebagai contoh, jika kapasitas baterai handphone-mu 2300 mAh, sedangkan power bank-mu hanya 2200 mAh, berarti power bank mu hanya bisa mengisi daya baterai satu kali saja. Lalu, kamu juga harus pakai  konektor power bank asli, kalau tidak, bisa membuat arus pendek dan membahayakan gawai milikmu.

  • Menaruh handphone di bantal bisa tingkatkan stres
source: unsplash.com/Mark Solarski

Biasanya setelah kita selesai menggunakan smartphone, secara reflek kita menaruhnya di samping bantal meski sedang di-charge. Dari sisi kesehatan, padahal kebiasaan buruk ini bisa mengganggu kualitas tidur. Penelitian Institut Teknologi Massachusetts atau MIT pun menunjukkan kalau radiasi telepon genggam bisa meningkatkan kadar stres apalagi kalau terlalu sering mengecek gawai berulang kali, yang bisa menimbulkan rasa cemas.

Setelah kamu mengetahui apa saja penyebab meledaknya handphone ketika di-charge di atas ranjang, sebaiknya kamu harus lebih waspada ya. Biasakan isi daya baterai handphone sebelum tidur dan taruhlah handphone mu di furnitur seperti meja, jauhkand dari ranjang jika kamu menyayangi dirimu sendiri ya, Engineers

Source: https://www.popbela.com/career/working-life/raraasih/charge-handphone-yang-benar/4

MENGAPA MANAJEMEN PROYEK BEGITU PENTING?

Dalam proses pembangunan proyek baik konstruksi, mechanical, IT dan lain sebagainya pasti terdiri dari rangkaian aktivitas yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sehingga diperlukan perencanaan dan penjadwalan proyek untuk mempermudah dalam pelaksanaan di lapangan dan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan.

Penjadwalan dalam suatu proyek konstruksi bertujuan untuk menentukan aktivitas yang diperlukan dalam menyelesaikan suatu proyek. Setiap aktivitas harus dilaksanakan agar proyek selesai tepat waktu.

Berikut adalah tujuan dari penjadwalan proyek:

  • Memprediksi waktu penyelesaian proyek.
  • Memprediksi kapan mulai dan selesai.
  • Merencanakan dan mengontrol sumber daya yang digunakan.
  • Mengevaluasi dampak yang terjadi apabila ada perubahan pada waktu penyelesaian proyek.
  • Merekap kemajuan atau perkembangan pelaksanaan proyek.
  • Mengetahui bila terjadi keterlambatan atau kemunduran waktu pelaksanaan

source: https://www.instagram.com/p/CDeGlqgjy_j/

Manajemen proyek juga merupakan hal yang penting dalam suatu perusahaan. Tidak ada keraguan bahwa perusahaan saat ini menghadapi persaingan yang lebih agresif daripada di masa lalu dan lingkungan bisnis yang mereka jalani sangat bergejolak. Skenario ini telah meningkatkan kebutuhan untuk akuntabilitas sebuah perusahaan untuk sektor swasta maupun publik, yang mengarah atau lebih fokus lebih besar terhadap permintaan untuk efektivitas dan efisiensi operasional. Efektivitas dan efisiensi dapat difasilitasi melalui pengenalan praktik terbaik yang mampu mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perusahaan. Telah ditunjukkan bahwa operasi dan proyek yang berbeda dengan setiap teknik membutuhkan manajemen yang berbeda.

Oleh karena itu, dalam lingkungan proyek, Project Management sangatlah berguna. Berikut adalah dua manfaatnya. Pertama dapat mendukung pencapaian proyek dan tujuan organisasi, yang kedua adalah dapat memberikan jaminan yang lebih besar kepada stakeholder bahwa sumber daya akan dikelola secara efektif.

Ingin tahu lebih dalam tentang ilmu yang dipelajari di sini? Ayo segera bergabung bersama Teknik Industri ISTTS. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik link PMB Teknik Industri ISTTS ini.

Free Webinar by Asosiasi Logistik Indonesia East Java Chapter

Webinar Gratis dan terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh Asosiasi Logistik Indonesia East Java Chapter.

Managing Supply Chain Disruptions in The New Era of Reality

Dengan narasumber:

  1. Dr. Nofrisel, SE, MM (Ketua Dewan Pakar ALI & CEO PT. Dewata Freight International,Tbk)
  2. Johnny Jiang (Vice Director Op.& SC Excellence Institute in Liverpool University Senior Director in FTI Consulting)
  3. Forrest Zhang (General Manager of ASSA ABLOY Crawford Door (Kunshan) Co., Ltd.)
  4. Prof. Joniarto Parung, Ph.D (Dewan Pakar ALI & Rektor Universitas Surabaya 2011-2019)

Hari / Tanggal: Kamis, 25 Juni 2020
Waktu : 14.00-16.00 WIB
Platform Online : Microsoft Teams

Silahkan Registrasi di sini untuk mendapatkan link akses: https://bit.ly/Formreg25june

Terima kasih.

3D Print Untuk Makanan? Emang Bisa?

”Creating food is the most delicious application of 3D printing.” Ungkap Franklin Houser, penulis dari website ALL3DP, website yang menyediakan berbagai informasi mengenai 3D printing.

Source: 3dbyflow.com

Di jaman teknologi masa kini, 3D print merupakan sesuatu yang inovatif serta membantu dalam hal menciptakan hal yang bersifat “customize”. 3D print yang selama ini dikenal oleh masyarakat adalah 3D print yang menggunakan filament atau plastic yang dipergunakan untuk membuat model benda berskala kecil. Namun apakah kalian tahu? Ada berbagai macam jenis 3D printing yang ada di dunia, seperti Stereolithography (SLA), Selective Laser Sintering (SLS), Selective Laser Melting (SLM), Digital Light Processing (DLP), Fused Deposition Modelling (FDM), dsb.           

Penggunaan 3D print pun dari yang semulanya digunakan untuk mencetak model dari plastik, hingga kini bisa digunakan dalam pembuatan mesin mobil, sepatu, hingga makanan yang bisa dikonsumsi oleh manusia.

Jika membicarakan tentang produk yang bisa dikonsumsi, tentu saja terdapat berbagai macam persyaratan yang harus dipenuhi agar produk yang dikonsumsi tidak berbahaya bagi konsumen. Namun bagaimana caranya kita tahu jika 3D print yang kita gunakan untuk membuat makanan sudah sesuai dengan standard yang berlaku bagi makanan, atau bisa kita sebut apakah material dari 3D print sudah termasuk dalam material “food grade” , yaitu material yang sudah diuji kelayakannya dan terbukti aman untuk dikonsumsi manusia atau tidak bermasalah meskipun bersentuhan langsung dengan produk makanan.

Penekanan aspek “food grade” pada proses pembuatan makanan sangatlah esensial bagi para pelaku industri makanan. MSDS dari material pun juga menjadi salah satu cara standarisasi yang dilakukan agar material dari 3D print dapat terbukti aman untuk dipakai mengolah makanan. Dalam membuat MSDS 3D printer, perusahaan 3D print yang terkait pun harus juga ikut andil dalam keterbukaan mengenai info-info bahan yang digunakan dalam membuat 3D printer. Karena pada umumnya kegunaan 3D print adalah untuk membuat model yang bahannya cenderung berupa plastik, logam dan sejenisnya. Maka produksi dari 3D print makanan harus dikhususkan sendiri agar data mengenai material tidak bercampur. Dalam kasus ini peran dari teknik industry pun dibutuhkan dalam menyusun MSDS serta memastikan agar pemisahan antar produksi 3D print biasa dan 3D print makanan berjalan masing-masing dengan terpisah.

Source: 3dbyflow.com

Perbedaan dari 3D print makanan dan 3D print biasa, dapat terlihat dari segi bahan dan material perangkat mesin. Bahan yang digunakan oleh 3D print makanan tentunya tidak berbentuk gulungan seperti 3D print biasa, 3D print makanan membutuhkan bahan yang memiliki tingkat kecairan tertentu dan harus dimasukkan kedalam wadah seperti jarum suntik agar bisa diekstrusi kemudian. Untuk material perangkat mesin  yang digunakan tentunya terletak pada jenis dari material yang harus termasuk kedalam material “food grade”. Bagian dari 3D print makanan yang perlu menggunakan material “food grade”, yaitu bagian yang berhubungan langsung dengan bahan makanan. Seperti print head, nozzle dan print bed surface.

By : Evan Amrullah Alban (Mahasiswa Teknik Industri ’17)

Ingin tahu lebih dalam tentang ilmu yang dipelajari di sini? Ayo segera bergabung bersama Teknik Industri ISTTS. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik link PMB Teknik Industri ISTTS ini.

Penerapan Ilmu Teknik Industri dalam Pendistribusian Frozen Food

Distribusi merupakan aspek yang penting dalam perusahaan, dimana setelah proses perancangan hingga produk jadi produk serta proses promosi perlu adanya aktivitas distribusi. Tanpa adanya aktivitas ini barang tidak akan sampai ke tangan konsumen.  Dapat dikatakan aktivitas ini adalah jantung perusahaan dimana perusahaan dapat berjalan dengan lancar jika proses distribusinya baik.

Secara umum pengertian distribusi adalah kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk memudahkan proses pengiriman produk dari produsen ke konsumen. Kunci keberhasilan aktivitas distribusi adalah kecepatan dan ketapatan dalam pengiriman barang ke konsumen. Hal ini bukan hanya menguntungkan bagi sisi produsen saja, melainkan konsumen juga akan merasakan keuntungan yaitu produk tersebut mudah didapatkan.

Terdapat 2 jenis dalam aktivitas distribusi yaitu :

  • Distribusi Langsung

Distribusi langsung adalah proses pendistribusian yang dilakukan oleh produsen langsung kepada konsumen. Contoh distribusi langsung adalah seorang peternak ikan hias yang langsung menjualkan ikan hias hasil ternaknya ke konsumen

  • Distribusi Tidak Langsung

Distribusi tidak langsung adalah distribusi yang dilakukan oleh perusahaan produsen akan tetapi tidak langsung kepada konsumen melainkan disalurkan lagi ke distributor lain atau retail. Contoh aktivitas distribusi tidak langsung adalah perusahaan pembuat pakaian mendistribusikan barangnya ke toko-toko baju.

Pada kali ini topik yang akan dibahas mengenai bagaimana aktivitas distribusi frozen food dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Frozen food adalah makanan yang dibekukan dengan tujuan untuk mengawetkan makanan hingga siap dimakan. Contoh frozen food adalah sosis, nugget, kentang, dan lain-lain.

Proses distribusi dapat dikatakan efektif dan efisien jika produk sampai ke tujuan dengan cepat dengan biaya yang minimal akan tetapi tidak mempengaruhi kualitas dari barang tersebut. Jika dikaitan dengan frozen food ini adalah bagaiman produsen mengirimkan makanan ini ke supermarket, minimarket, atau retail lainnya dengan cepat dan biaya yang murah dan tetap menjaga kualitasnya.

X-Logistik Sistem Manajemen Logistik Terlengkap dengan ERP,SCM, CRM
Salah satu contoh ilustrasi distribusi. Source: konekthing.com

Aktivitas pendistribusian dapat berjalan dengan baik jika pengirimannya lancar, terdapat 2 hal yang membuat pengiriman dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

  • Hal yang pertama adalah dapat dilakukan agar pengiriman dapat efektif yaitu memilihi rute terpendek ke tempat tujuan dengan catatan dapat di lewati oleh kendaraan barang terebut. Penentuan rute terpendek ini dapat dilakukan dengan menggunakan ilmu pada teknik industry yaitu dynamic programing. Dynamic programing adalah metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan solusi menjadi sekumpulan langkah atau tahapan sedemikian rupa sehingga solusi dari permasalahan ini dapat dipandang dari serangkain keputusan-keputusan kecil yang saling berkaitan satu sama lain. Cara ini dapat membuat proses lebih efisien dari segi biaya pengiriman yang akan dikeluarkan.
  • Hal yang kedua dapat dilakukan adalah pemilihan jenis kendaraan. Distribusi produk bisa berjalan dengan lancar jika alat transportasi yang digunakan juga tepat dan dapat dijangkau ke semua wilayah distribusi. Pemilihan kendaaran yang cocok untuk pengiriman frozen food adalah kendaraan yang memiliki box dengan pendingin agar saat proses pengiriman makanan tersebut tidak rusak. Dan yang terakhir adalah besar kecil kendaraan, jika pengiriman barang tersebut dalam jumlah banyak maka disarankan untuk menggunakan kendaraan yang besar akan tetapi jika tidak terlalu banyak bisa menggunakan kendaraan kecil karena jika menggunakan kendaaran besar akan tidak efisien dan yang terakhir lihat juga aspek jalan yang akan dilalui jika jalan yang dilalui tidak terlalu besar maka tidak disarankan menggunakan kendaraan besar karena akan tidak efektif dan efisien.

By : Sendy Christiawan (Mahasiswa Teknik Industri ’17)

Ingin tahu lebih dalam tentang ilmu yang dipelajari di sini? Ayo segera bergabung bersama Teknik Industri ISTTS. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik link PMB Teknik Industri ISTTS ini.

Selamat dan Sukses Bapak Dr. S.T.B. Tambunan, S.T., M.M.

Tanggal 10 Februari 2020 kemarin merupakan salah satu dari sekian banyak hari bahagia keluarga Teknik Industri ISTTS, terutama untuk Pak Tigor Tambunan (Ketua Program Studi Teknik Industri). Karena pada tanggal tersebut, beliau berhasil menyelesaikan pendidikan Doktor Program Studi Ilmu Manajemen di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Bapak Dr. S.T.B. Tambunan, S.T., M.M. saat sesi Tanya-Jawab dengan para Dewan Penguji

Bersama dengan Prof. Budiman (Promotor) dan Prof. Dina (Ko-Promotor), Pak Tigor berhasil menyelesaikan 3,5 tahun program Doktor ini. Tak tanggung-tanggung, beliau berhasil lulus dengan predikat CUM LAUDE.

Penyerahan Ijazah oleh Prof. Budiman kepada Bapak Dr. S.T.B. Tambunan, S.T., M.M.
Sesi foto bersama Ketua Dewan Penguji, Ko-Promotor, dan Promotor

Dibalik kesuksesan itu, Pak Tigor sempat kesusahan dalam pencarian data yang diperlukan untuk disertasinya. “Yang paling susah itu mencari data. Cari data itu setengah mati dan melelahkan,” ungkap beliau. Tetapi pada akhirnya hasil memuaskan yang diterimanya. Proses tidak akan mengkhianati hasil.

Pasukan dari Dosen dan Perwakilan Mahasiswa/i Teknik Industri ISTTS

Selamat dan Sukses selalu untuk Bapak Dr. S.T.B. Tambunan, S.T., M.M.

Wisuda XXXVI ISTTS

Selamat siang, Engineers!

Pada hari Kamis (28/11/2019) minggu lalu, ISTTS menggelar wisuda pertamanya setelah berganti nama dari Sekolah Tinggi Teknik Surabaya menjadi Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya. Acara wisuda ini bertempat di Sheraton Hotel Surabaya.

Total 176 wisudawan/wisudawati dari dua fakultas, yaitu Fakultas Sains dan Teknologi juga Fakultas Desain secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan Sarjana. Tidak terkecuali jurusan Teknik Industri.

Sebanyak 22 Sarjana dari Teknik Industri berhasil dikukuhkan dan siap untuk memulai kehidupan baru di dunia kerja.

Selamat atas kelulusan dan wisudanya, para Sarjana Teknik Industri. Selamat memasuki dunia kerja. Sukses selalu untuk ke depannya.

Para Wisudawan/Wisudawati berfoto bersama Bu Sri Rahayu dan Bu Pram Eliyah Yuliana, dosen Teknik Industri ISTTS
Foto bersama dengan Ketua Jurusan Teknik Industri, Bapak Tigor Tambunan

Ingin tahu apa saja yang dipelajari di teknik industri? Ayo bergabung di Jurusan Teknik Industri ISTTS. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik link PMB Teknik Industri ISTTS ini.

Pernak-Pernik Cantik ala Teknik Industri ISTTS

Hari Jumat (22/11/2019) mahasiswa/i semester 5 Teknik Industri ISTTS membuka stand yang menjual berbagai pernak-pernik unik buatan mereka sendiri loh.

Bukan hanya sekedar membuat saja loh, tetapi yang penting adalah bagaimana mereka memiliki konsep untuk membuat barang tersebut hingga terealisasikan bahkan sampai barang tersebut memiliki nilai jual.

Beberapa barang yang mereka buat antara lain:

  1. Gantungan kunci;
  2. Puzzle;
  3. Hoodie;
  4. T-Shirt;
  5. Case HP;
  6. Totebag;
  7. dan berbagai macam barang lainnya.

Di sini mereka juga belajar bagaimana cara menentukan harga pokok penjualan untuk tiap-tiap barangnya, karena tiap barang memiliki alur produksi berbeda dengan cost yang berbeda pula.

Bagaimana guys? Unik-unik bukan? Kepo dengan apa aja yang dipelajari di Teknik Industri? Ayo bergabung di Jurusan Teknik Industri ISTTS. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik link PMB Teknik Industri ISTTS ini.